Inilah rumah
Tempatku bisa telanjang
Jiwa....
Raga....
Tanpa harus mengenakan kostum
Menyematkan pupur gincu
Memainkan peran panggung
Sesaat dan dibuat-buat
Inilah rumah
Tempatku bebas berkaca
Tanpa ketakutan akan bayangan menghakimi
Tempatku mempercantik diri
Tanpa harus memoles rupa,
dengan warna-warna bodoh
Aku bisa menjadi hitam yang kusuka
Aku bisa menjadi putih tanpa munafik
Aku bisa menjadi merah,
selalu ada biru menjadi peredamnya
Tapi, aku tak pernah perlu menjadi pelangi
Aku terbiasa sakit
Sejenis sakit jiwa
Orang-orang melihatku bahagia
Tapi aku sakit jiwa
Sekarang,
Aku masih saja sakit
Orang-orang lantas melihatku sakit
Tapi jiwaku tak lagi sakit
Aku bahagia dan tak peduli
Karna aku sakit di jalan yang tepat
Jalan yang aku inginkan
Jalan yang aku pilih
Aku pulang.... ke rumah