Kolong kotor itu rumah kita

Kerumunan menari diatas jalanan kota
Sebentar hujan membusuk, sebentar panas terbakar
Mari lekas pulang saja
Kolong kotor itu rumah kita
Disana jiwa berbaring
Peraduan lusuh yang selalu kita rindu
Saat rindunya menyergap, tak peduli kita berkawan bangkai
Ia bukti, tak semua makhluk menjelma sampah plastik
Haruskah menunggu ratusan tahun lagi di jaman ini?
Meleburlah saja, kita,
seperti sang kawan, sang bangkai
Terurai harum di pelukan bumi