Buang Hajat

Dulu kukira buang hajat adalah satu point dimana semua manusia bisa menjadi sama dan biasa. Kaya miskin, rupawan tak rupawan, tua muda, semua punya najis di usus besarnya.


Lambat laun tersadar juga, di satu point dimana manusia secara alami dituntut untuk menjadi biasa ini, kasta tetap berlaku.

Kamu buang hajat dimana?

Di kali, WC ceblung alias jamban, closet sederhana, closet semi-mewah, closet super-mewah yang melumpuhkan kemandirian si empunya hajat (red: bilas pantat aja minta dibilasin toilet).

Satu point dimana semua manusia bisa menjadi biasa telah diluarbiasakan oleh tingkat peradabannya.